FEATURED STORY
Mengapa Hukum Terkesan Keras ke Rakyat Mikro dan Kompromistis ke Koruptor?
Mengapa Hukum Terkesan Keras ke Rakyat Mikro dan Kompromistis ke Koruptor? Dalam beberapa tahun terakhir, muncul sentimen publik yang kian menguat mengenai ketimpangan perlakuan hukum dan kebijakan fiskal di Indonesia. Di satu sisi, masyarakat mikro merasakan pengawasan ketat, ekstensifikasi pajak, serta pembatasan ruang gerak ekonomi informal. Di sisi lain, penanganan skandal korupsi skala besar kerap dipandang publik berakhir dengan kompromi atau hukuman yang kurang memberikan efek jera. Fenomena perselisihan persepsi ini bukanlah sekadar wacana emosional di media sosial, melainkan cerminan dari persoalan struktural dalam sistem peradilan pidana (*criminal justice system*) dan orientasi kebijakan tata kelola ekonomi nasional. Titik Kritis: Paradoks Keadilan Hukum & Fiskal Pengetatan administrasi dan ekstensifikasi penerimaan negara di tingkat akar rumput berisiko menekan daya beli masyarakat mikro jika tidak diimbangi de...